tips travelling
Gaya Hidup

Tujuh Tips Travelling Nyaman Bersama Orang Tua

27 Desember 2018

Travelling ke Jawa Bersama Ibu Mertua

Bulan Oktober kemarin merupakan kali ke tiga, saya, suami, anak dan Ibu mertua ke Jawa bersama. Sejak Bapak mertua meninggal beberapa tahun silam, Ibu yang biasa ke Jawa bersama Bapak memilih ke Jawa bareng Kami. Kebetulan bapak mertua asli Klaten Jawa Tengah, sedangkan saya berasal dari Jombang Jawa Timur. Jadi sebisa mungkin kami usahakan minimal setahun sekali ke Jawa untuk bersilaturahmi maupun mengunjungi obyek wisata tertentu di Jawa.

tips travelling
Ibu tengah memetik apel di wisata petik apel Malang (Sumber foto : Dokumen pribadi)

Ibu mertua saya tahun ini berusia 70 tahun. Tapi alhamdulillah beliau sehat-sehat saja. Kalaupun memiliki keluhan biasanya hipertensi dan kesemutan. Senengnya bepergian bersama ibu itu karena beliau antusias kalau diajak ke tempat baru maupun silaturahmi ke teman-teman kami di Jawa. Mertua yang asyik lah pokoknya hehehe.

Baca : Tips Memilih Travel Umrah

Tahun ini Kami ke Jawa dalam rangka seribu harinya Ibu (kandung) saya di Jombang. Karena itu kami membeli tiket pesawat dengan tujuan bandara Juanda Surabaya. Pada tahun-tahun sebelumnya Kami ke Yogya dulu baru ke Jombang.

By the way, ngomongin soal tiket pesawat sekarang gampang banget reservasinya. Kalau dulu kita harus datang ke agen travel dan membayar cash untuk membeli tiket pesawat. Sekarang ada alternatif lain yang lebih mudah. Sambil duduk santai di rumah kita bisa pesan tiket pesawat ke Surabaya misalnya, melalui aplikasi seperti pegi-pegi dan aplikasi lainnya yang sejenis.

Bulan oktober kemarin belum ada penerbangan langsung dari Bandara APT. Pranoto Samarinda ke Bandara Juanda Surabaya. Jadi kami naik pesawat melalui Bandara  AM. sulaiman Balikpapan. Untuk sampai di balikpapan Kami harus menempuh perjalanan darat dulu sekitar tiga jam.

tips travelling
Bersama Ibu dan putra Kami saat tiba di Bandara Juanda Surabaya, Oktober lalu. (Sumber foto : Dokumen pribadi )

Kami memilih jadwal pesawat pukul 06.30 Wita. Tepat setelah subuh Kami berangkat ke Balikpapan. Karena jalanan masih sepi, Kami sampai di Bandara dengan waktu tempuh sekitar 2,5 jam saja. Kami masih sempat sarapan di bandara dengan bekal makanan yang Kami bawa dari rumah. Perjalanan udara dari Balikpapan ke Surabaya sendiri memakan waktu sekitar 1 jam 15 menit. 

Punya budget minim untuk berwisata? Ini Tips Berwisata Murah Meriah

Setelah sampai di Surabaya, dari Bandara Juanda Surabaya kami singgah dulu di rumah teman lama di daerah sekitar Aloha Sidoarjo. Baru kemudian melanjutkan perjalanan ke Jombang. Kami tinggal di Jombang selama seminggu sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta.

Dalam perjalanan ke Jawa kali ini banyak daerah yang Kami kunjungi. Mulai dari Surabaya, Jombang, Malang, Yogyakarta, Banyumas, Klaten dan Solo. Sebagian bertujuan untuk silaturahmi sebagian lagi memang sengaja untuk berwisata. Dan Alhamdulillah Ibu sehat-sehat saja dengan ritme perjalanan sebanyak itu.

Bersama Ibu dan Kakak saat berwisata di Wahana wisata Banyumili Jombang ( Sumber foto:Dokumen pribadi)

Waktu kembali ke Samarinda, Ibu yang paling antusias bercerita pada semua orang tentang perjalanannya selama di Jawa. Saking antusiasnya kadang ceritanya malah terbalik-balik hehehe.

Bepergian dengan orang tua tentu persiapannya berbeda dari pada bepergian tanpa orang tua. Apalagi kemarin selain bersama Ibu, kami juga membawa balita berusia 4 tahun. Dan belajar dari pengalaman travelling bersama Ibu tersebut, beberapa tips berikut ini biasa kami praktekkan.

Tips Travelling Bersama Orang Tua

1. Perhatikan Barang Bawaan

Saat travelling bersama orang tua kita harus  memperhatikan jumlah tas yg dibawa. Karena mereka tidak mungkin membawa tasnya sendiri. Atau diminta membantu membawa barang bawaan lain yg berat. Meskipun masih sehat, sebagai anak tentu tidak tega melihatnya melakukan itu. Perjalanan jauh saja sudah membuatnya lelah apalagi jika harus membawa tasnya sendiri.

Maka kemarin kami (saya dan suami) menyiasati membawa ransel masing-masing berisi pakaian kami. Agar suami bisa leluasa membawa koper Ibu dan barang bawaan lainnya yang sekiranya berat

Sudah pernah ke Jombang? Tengok kota mantan presiden RI tersebut dimakamkan melalui postingan Jombang, Kampung Halaman Penuh Kenangan

2. Cek Kesehatan Sebelum Berangkat

Sebelum berangkat ada baiknya periksa kesehatan terlebih dahulu ke dokter atau puskesmas terdekat. Terutama jika orang tua memiliki riwayat penyakit tertentu. Jika terbiasa melakukakan pijat juga bisa dilakukan sebelum berangkat agar tubuh lebih bugar.  Jangan lupa membawa obat-obatan untuk gejala yg biasa dikeluhkan maupun obat-obatan cadangan untuk penyakit umum seperti flu, diare dan lain-lain.

tips travelling bersama orang tua
Ibu bergaya syantik saat difoto. Lokasi : BFG (Batu Flower Garden) Batu Malang (Sumber foto : dokumen pribadi)

3. Pilih Jadwal Penerbangan Pagi

Orang tua biasanya paling concern dengan waktu shalat. Kami biasanya memilih penerbangan antara jam 07.00 sampai dengan jam 12.00. Tujuannya sih agar tidak ada shalat yang mesti di qadla. Shalat pun nggak terburu-buru. Apalagi sebagian orang tua terutama yang sudah lansia persiapan shalatnya agak lama.

Sebenarnya tidak hanya jadwal pesawat, memilih jadwal moda transportasi umum lainnya pun prinsipnya sama. Kecuali jika perjalanan jauh dan mengharuskan kita berada di kendaraan dalam waktu yang lama. Itu pengecualian.

4. Mengatur Ritme Perjalanan

Menyusun jadwal perjalanan sepertinya tidak bisa dihindari saat travelling bersama orang tua. Bagi kita yang berjiwa muda dan sehat, semua obyek wisata rasanya ingin didatangi saat travelling. Tapi jika bepergian bersama orang tua kita harus mempertimbangkan kondisi tubuh mereka juga. Jangan sampai tenaganya terkuras habis karena mengikuti keinginan yang muda. Jika perjalanan memakan waktu seharian maka usahakan istirahat penuh pada keesokan harinya. Baru kemudian melanjutkan perjalanan lagi.

5. Pilah-Pilih Obyek Wisata

Sebagian obyek wisata mengharuskan kita berjalan kaki cukup jauh untuk mengelilinginya. Jika ada moda transportasi yang disediakan pengelola wisata akan lebih baik jika dimanfaatkan. Tapi jika tidak pertimbangkan memilih obyek wisata lainnya yang bisa dini’mati bersama. Apalah artinya jika kita bersenang-senang tapi orang tua merasa kurang nyaman atau malah kelelahan.

6. Pilih Akomodasi dan Transportasi yang Nyaman

Bepergian dengan orang tua juga tidak boleh sembarangan dalam memilih hotel. Pilih hotel yang benar-benar nyaman untuk mereka dan sesuai budget tentunya. Karena aktifitas juga merupakan hal yang penting dilakaukan untuk memulihkan kondisi tubuh.

Masalah transportasi pun juga demikian. Tubuh mereka yang tidak sekuat dulu tentu membutuhkan transportasi yang nyaman agar tidak mudah kelelahan saat perjalanan. Usahakan menyewa kendaraan pribadi dari pada naik kendaraan umum agar lebih nyaman dan fleksible pengaturan waktunya.

7. Sabar dan Sabar

Travelling dengan orang tua juga harus ekstra sabar. Sabar dalam menghadapi keinginannya, sabar dalam mendampinginya kemanapun dan sabar dalam merawatnya. Dalam memilih apapun terkait perjalanan seperti akomodasi dan lain lain,  jangan lupa meminta pertimbangan orang tua. Bagaimanapun usahakan membuat mereka nyaman dan happy selama travelling. 

itulah beberapa tips bepergian bersama orang tua. Semoga bermanfaat. Punya tips lainnya terkait hal tersebut? share di kolom komentar yaa 🙂

Only registered users can comment.

  1. Menarik tipsnya ya. Memang harus ekstra sabar kalau berpegian sama orang yang lebih tua. Soalnya energinya beda sama kita yang masih muda heheh

  2. Nomer 4 tuh, penting banget. Apalagi kalau anaknya udah biasa backpacking. Jangan sampai kebanyakan pindah lokasi dan orang tua jadi kecapean. Terus, jadwal makan harus fixed. Nggak bisa ditunda. (Ini catatan buat saya, karena kalau jalan sendiri, makannya bisa seadanya.)

  3. pernah juga traveling bareng orangtua, emng klo sama mamah papah aku bisaanya kulineran.hehe
    sekarang aku udah nikah jadi udah jarang pergi bareng sama ortu, paling klo pulang dan lebaran biasanya kulineran juga,,
    btw, salam kenal ya mbak, 🙂

Terima kasih sudah mampir. Monggo share komentar Anda disini, Teman!