Gaya Hidup

Pilih Travelling Gaya Koper Atau Ransel? 

25 Januari 2018

“You don’t have to be rich to travel well.” – Eugene Fodor

 

Yap! Tidak hanya orang kaya yang bisa traveling. Siapapun bisa, tinggal menyesuaikan destinasi dengan budget yang kita miliki saja.

Betul tidak?

Karena tujuan travelling sebenarnya adalah menemukan  pengalaman dan cara pandang baru dari tempat yang kita kunjungi.

Nah jika orang yang melakukan travelling disebut traveller, lalu apa bedanya dengan istilah turis?

Ternyata sebutan traveller dan turis memiliki banyak perbedaan loh, mulai dari cara bepergian Hingga cara pandangnya terhadap sebuah perjalanan.

Salah satu contohnya;

Bagi turis, cara bepergianya mengandalkan tour guide atau mengikuti paket wisata dari biro perjalanan.

Sedangkan bagi traveler, mereka  lebih suka mencari informasi sendiri dan menjelajahi suatu tempat tanpa bergantung pada pihak lain. (blog.traveloka. com). 

Perbedaan dalam memaknai istilah traveller dan turis ini menurut Penulis juga berpengaruh pada tas yang dibawa.

Sebenarnya ada 3 (tiga) jenis tas yang biasa digunakan saat bepergian. Yaitu travel bag, koper dan ransel.

travelling gaya koper atau ransel
Image source : Pixabay.com

Dari ketiga jenis tas tersebut, koper dan ransel masih menjadi primadona para traveller.

Bagi seorang turis, makna dari sebuah perjalanan adalah  relaksasi, merefresh pikiran dari kejenuhan menghadapi rutinitas hariannya.

Maka biasanya seorang turis mau membayar biaya mahal untuk semua akomodasi yang diinginkan demi kenyamanan saat berlibur. 

Dari caranya memaknai perjalanan, jenis tas seperti koper cocok untuk turis karena bisa menampung banyak barang pribadi. Sehingga kenyamanan saat bepergian pun tetap terjaga.

Sedangkan bagi seorang traveller, seperti yang penulis sebut diawal.

Makna sebuah perjalanan adalah berpetualang ke tempat yang baru.

Sehingga memiliki pengalaman dan cara pandang baru juga dalam menyikapi sesuatu.

Maka dari itu, seorang traveller biasanya rela memilih penginapan sederhana dan makan seadanya. Karena fokus perjalanannya memang bukan kenyamanan dalam perjalanannya.

Dan jenis tas yang biasa digunakan oleh traveller semacam itu adalah ransel.

Ransel (backpack) memiliki kelebihan karena kepraktisannya. Selain itu, ransel mendukung mobilitasnya yang tinggi bagi traveller karena kemudahannya saat dibawa kemanapun.

Anda pilih mana? Travelling dengan gaya koper atau ransel?

Bagi pasangan yang belum memiliki anak seperti kami dulu, travelling dengan ransel adalah favorit saya dan suami.

Travelling gaya koper atau ransel?

Suatu ketika kami pernah melakukan perjalanan ke Jawa lebih dari 1 bulan. Dalam rentang waktu tersebut, kami sering mobile ke beberapa tempat antara Jawa Timur dan Jawa Tengah. Dan harus naik turun kendaraan umum.

Baca cerita selengkapnya disini

Maka keberadaan tas ransel sangat membantu mempermudah aktifitas tersebut.

Travelling dengan ransel memaksa kita untuk benar-benar memilih pakaian dan pernik-pernik lainnya yang akan kita bawa.

Tiga-empat setel pakaian adalah jumlah maksimal yang bisa kita bawa saat travelling dengan ransel.

Pastikan baju yang kita bawa bisa dipadu padankan satu sama lain agar tidak terlalu terkesan memakai baju yang sama berhari-hari.

Kecuali kalau kita mau membawa ransel super besar ala-ala pendaki gunung. Baju berapapun bisa kita bawa ??

Nah, setelah memiliki anak balita saat bepergian jauh kami memilih menggunakan koper dan ransel sekaligus.

Koper untuk meletakkan semua baju dan pernak-perniknya. Sedangkan tas ransel untuk menyimpan kebutuhan si kecil selama perjalanan.

Seperti susu, 1 setel baju ganti anak, obat-obatan, bedak bayi dan minyak angin.

Travelling dengan si kecil pun membuat kami selektif memilih penginapan dan transportasi. Yang pasti kenyamanan buat si kecil adalah yang utama.

So, Gaya apa yang kamu pilih saat travelling Temans? Gaya koper atau gaya ransel? Atau trend terbaru, travelling gaya koper budget ransel?  ??.

Monggo share komentar Anda disini, Teman!