definisi ultimate vision
Bisnis

MiniU Kaltim Preneurs Batch 10 : Saatnya Pengumuman

27 Maret 2019

Setelah mengikuti interview pada tanggal 5 Maret maka sesuai ketentuan hasilnya akan diumumkan pada hari sabtu tanggal 9 Maret 2019. Karena sebelumnya memang saya tidak banyak berharap akan lolos, saya pun lupa kalau hari itu ada pengumuman. Tahu-tahu ada notif grup baru di Whatsapp bernama Batch 10 Beginner Class.

Saya sempat nggak percaya, “Apa artinya saya lolos?” Batin saya saat itu. Saya sampai memastikan pada mba Marinda, seorang kenalan waktu interview dan masuk di grup yang sama. Hampir semua komentar di grup saat itu juga berisi pertanyaan hal yang sama. Baru kemudian kalau nggak salah malam atau paginya gitu ada pengumuman resmi dari Adminnya. Namanya mbak Arin Fitria, beliau mengatakan kurang lebih Kami lolos dan berhak mengikuti kuliah perdana.

Baca : Cara Mendaftar MiniU Kaltim Preneurs

Suasana menunggu saat interview (Klik pada gambar untuk sumber gambar)

Yeay Alhamdulillah!

Setelah itu, mbak Arin melakukan briefing di grup dengan mengingatkan peserta tentang pernyataan yang sudah ditanda tangani saat interview. Ingatan saya merekam 3 poin pernyataan saja. Yaitu kurang lebih begini ;

” Jika Anda lolos berarti Anda telah menyingkirkan banyak orang untuk sampai tahap tsb. Karena itu Anda harus bersedia :
1. Mengikuti perkuliahan setiap rabu/kamis 
2. Membuat laporan usaha selama 3 bulan.
3. Harus mengerjakan tugas tanpa banyak alasan seperti gaptek, ibu-ibu, sudah tua dll.

Nah begitu membaca poin ke tiga tsb, saya auto menirukan Atta Halilintar dalam hati,

“Asshhiaaapp” sambil membubuhkan tanda tangan di bawahnya. Hehehe.

Nah saat briefing di grup tsb saya baru tahu kalau ada poin tentang dianjurkan bersedekah, membantu sesama dll.

Jumlah Peserta yang Lolos

Karena pendaftarannya via google form, setiap peserta sebenarnya bisa mengetahui jumlah peserta yang mendaftar. Saya kurang tahu juga sih, apakah panitia membuka pendaftaran offline atau tidak.

Kalau melihat tanggapan di Google form, jumlah pendaftar MiniU batch 10 ini sekitar 200 lebih. Dan saat interview kemarin, saya memperkirakan yang datang sekitar 200 orang tsb. Dan ternyata itu benar. Sedangkan jumlah peserta yang lolos sekitar 100 orang. Fakta ini resmi saya ketahui saat pra kuliah perdana dimulai.

Dari 100 peserta tsb dibagi menjadi 2 grup. Yakni grup kelas pengusaha dan kelas pemula (Beginner Class) masing-masing sekitar 50 peserta. Mengenai kriteria peserta setiap grup tentu saya tidak tahu menahu karena saya cuman peserta. Sudah syukur saya lolos masak harus kepo juga hehehe.

Mengenai usia peserta mulai dari usia 17 tahun sampai 49 tahun. Sedangkan domisili di dominasi peserta dari Samarinda. Selain itu dari Bontang, Balikpapan, Muara Badak, Tenggarong, Muara Jawa bahkan ada yang dari kembang janggut. Wow…!!

Persiapan Pra Kelas Perdana

Sesuai pengumuman di grup dan fanpage MiniU Kaltim Preneurs, kelas perdana akan dimulai tanggal 12 Maret 2019. Pukul 08.00 wita sampai dengan 15.00 wita. Pematerinya adalah Pak Nugroho Yuwono, owner Roti Gembong Panglima.

Jauh-jauh hari mbak Arin yang menjabat sebagai admin dan Kepsek di kelas Pemula mengingatkan peserta agar berpakaian rapi dan memakai sepatu saat kuliah nanti. Meskipun demikian, bagi penyandang disable hal itu tidak diwajibkan. Selain itu,peserta juga diminta membawa buku dan alat tulis untuk mencatat. Dan saya bersyukur karena tidak pengumuman untuk membawa laptop karena laptop sedang rusak. Huwaaa…

Baca : Cara Nyetatus di Facebook yang Bikkin Pembeli Mabok

Hari kuliah perdana pun dimulai. Pagi-pagi saya sudah masak sekaligus sampai makan malam. Saya sendiri juga membawa bekal untuk makan siang saat break kuliah nanti. Rencana berangkat pukul 07.00 wita agar tidak terjebak macet dll. Eh tapi baru berangkat pukul 07.15 wita. Yah Alhamdulillah sampai kantor Bank Indonesia sekitar pukul 07.45 wita.

Begitu sampai langsung deh buru-buru masuk lobi BI. Sambil melewati pintu pemeriksaan,mbak security-nya bilang bahwa beliau baru bisa mengarahkan pukul 09.00 wita nanti. Artinya, 1 jam kedepan kami diminta menunggu dengan senang hati. Yah lumayan lah sambil kenalan sama peserta lainnya. Menurut saya rata-rata peserta MiniU batch 10 ini ramah, penuh semangat dan enerjik. Mereka juga bersemangat kalau bercerita tentang perjalanan usahanya. Kayaknya nggak ada wajah pesimis, semuanya optimis. Entah karena baru kuliah perdana jadi semangat masih 1000% atau apa. Yang jelas semangat tsb nular ke lainnya termasuk saya tentunya.

Baca : Tips Travelling Nyaman Bersama Orang Tua

Akhirnya masuk kelas

Pukul 09.00 wita lebih akhirnya kami diarahkan ke lantai 2 gedung BI. Ruangan tsb merupakan ruangan yang sama tempat interview sebelumnya. Posisi meja kursinya membentuk huruf U bak sidang parlemen.

Saat kuliah perdana ini kedua kelas digabung menjadi satu. Sebelum kelas dimulai ada sesi perkenalan dari tim MiniU yang konon katanya merupakan alumni sekaligus relawan alias tidak dibayar. Big applaus buat mereka :-). Ada pembacaan doa juga serta perkenalan singkat dari peserta MiniU Batch 10 serta foto bersama Narasumber.

Tim MiniU yang diwakili pak Lukman mengatakan ada 3 peraturan di kelas. Pertama, Menjaga tata tertib dan sopan santun. Kedua, selalu bergembira dengan rumus 272. Tarik senyum ke kanan 2 cm, senyum ke kiri 2 cm selama 7 detik. Ketiga, selalu respon dan berinteraksi.

Oh ya dalam sambutannya, kepala bidang pengembangan ekonomi Bi (yang saya lupa mencatat namanya) menceritakan sejarah singkat dibentuknya Mini University Kaltim Preneurs. Dimulai pada tahun 2015 lalu, perusahaan batu bara di Kaltim banyak yang tumbang dan “merumahkan” karyawannya. Maka pihak Pemprov Kaltim dan Bank Indonesia berinisiatif untuk membina UKM yang ada di Kaltim ini dengan membentuk MiniU Kaltim Preneurs tsb pada tahun 2016. Dan hingga saat mengikuti ini, MiniU telah mengadakan 10x kali pelatihan serupa.

pengumuman miniu kaltim preneurs

Jadi begitulah pengalaman saya mendaftar, diinterview dan akhirnya diterima mengikuti MiniU Kaltim preneurs ini. Secara pribadi pengalaman ini sangat berkesan. Kenapa? Karena Alhamdulillah saya diterima. Kalau nggak, mungkin kadar berkesannya sedikit berkurang diganti semangat untuk mencoba lagi batch berikutnya. Insyaallah.

Oh ya, bekal makan siang yang saya bawa dari rumah ternyata nggak termakan. Karena pihak panitia sudah memyediakan makan siang lengkap dengan teh, kopi, air mineral dan juga snack box. Alhamdulillah ya Allah.

Bagaimana dengan materi perdana ini? Tenang insyaallah saya akan share nanti. Mudah-mudahan bermanfaat untuk teman-teman pembaca mutiadiwan.com ini.

Terima kasih sudah mampir. Monggo share komentar Anda disini, Teman!