Isu Terkini

Mewaspadai Perilaku LGBT Di Sekitar Kita

11 February 2018

Beberapa tahun silam, sepulang kuliah saya naik angkutan umum yang masih terparkir menunggu penumpang. 

Hanya ada beberapa orang di angkutan tersebut, tapi 2 (dua) lelaki yang duduk berdampingan di bagian belakang menarik perhatian saya. 

Dari penampilannya, sepintas tidak ada yang spesial. Satu lelaki menggunakan setelan kemeja dan celana panjang layaknya pegawai kantor, sedang pria satunya menggunakan pakaian casual dengan jaket yang menutupi bagian atas tubuhnya. 

Anehnya, kedua lelaki tersebut duduk sangat mepet sekali. Bahasa tubuhnya saat keduanya berbicara begitu intim layaknya orang pacaran. 

Beberapa saat kemudian, pria satunya mengusap bibir pria lainnya dengan mesranya menggunakan tisu. 

Astaghfirullah… mereka Gay? 


Isu perilaku menyimpang terutama LGBT belakangan ini santer terdengar setelah Mahkamah agung amerika mengesahkan undang-undang perkawinan sejenis di negara tersebut. 

Di Indonesia, undang-undang serupa juga sedang digodok di DPR. Bahkan kabarnya, sudah ada 5 fraksi yang telah menyetujui diberlakukannya undang-undang tersebut di Indonesia. 

Astaghfirullahal ‘adzim….

Awal mula, perilaku menyimpang LGBT sendiri bermula pada zaman nabi Luth a.s. yang diceritakan dalam AlQur’an Surat Al A’raf:80-81. 

Dan (Kami juga telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala dia berkata kepada mereka, “Mengapa kalian mengerjakan perbuatan fahisyah itu, yang belum pernah dikerjakan oleh seorang pun (di dunia ini) sebelum kalian?” Sesungguhnya kalian mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsu kalian (kepada mereka), bukan kepada wanita, bahkan kalian ini adalah kaum yang melampaui batas.”

Karena perbuatan keji tersebut, Allah menurunkan adzabnya yang juga disebutkan dalam AlQur’an:

Sungguh mereka terombang-ambing dalam kemabukan mereka (kesesatan). Maka mereka dibinasakan oleh suara keras ketika matahari akan terbit. Maka Kami jadikan bagian atas kota itu terbalik ke bawah dan Kami hujani mereka dengan batu dari sijjil.” (QS. Al-Hijr [15]: 72-74

Konon tidak ada adzab yang lebih berat dari adzab yang ditimpakan kepada kaum nabi Luth. 

Innalillahi waiinna ilaihi raajiuun

Mengingat betapa murkanya Allah dengan perilaku tersebut, sudah sepatutnya kita mewaspadai bahaya perilaku tersebut pada diri seseorang dan juga masyarakat. 

Mewaspadai perilaku lgbt
(Sumber gambar:Pixabay)

Tapi sebelum itu, ada baiknya kita mengetahui apa itu LGBT, ciri-ciri perilaku LGBT, dan apa penyebab yang membuat seseorang menjadi LGBT dan lain-lain. 
LGBT merupakan akronim dari Lesbian, gay, biseksual dan transgender. 

Lesbian adalah sebutan untuk perempuan yang menyukai perempuan. Gay adalah sebutan untuk laki-laki yang menyukai laki-laki. 

Sedangkan biseksual merupakan kecenderungan seseorang menyukai lelaki dan perempuan sekaligus. 

Dan transgender adalah kecenderungan seseorang berperilaku berbeda dengan jenis kelaminnya. Misalnya jenis kelaminnya laki-laki tapi berpenampilan seperti perempuan.

Pelaku transgender lebih mudah dikenali ciri-cirinya dari pada pelaku gay dan lesbian. 

Tetapi dari beberapa sumber, ada ciri-ciri-ciri tertentu yang umumnya melekat pada diri seorang gay. Diantaranya:

1. Suka berdandan

Pria gay adalah seseorang yang sangat memperhatikan penampilannya. Mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki. 

Mewaspadai perilaku lgbt
Konon, pria gay gemar menggunakan parfum melebihi pria normal (Sumber Gambar:Pixabay)

Model rambut dan model baju yang dikenakan pun selalu up to date. Pria gay juga sangat suka memakai parfum lebih dari pria normal lainnya. 
2. Suka menggunakan baju ketat

Seperti halnya wanita yang suka menggunakan pakaian seksi untuk menonjolkan bentuk tubuhnya. Pria gay pun juga demikian. 

Mereka senang menggunakan pakaian ketat untuk menunjukkan otot tubuhnya. Bagi mereka, bentuk tubuh yang berotot itulah yang akan memikat pria gay lainnya. 

3. Menatap lama pada sesama jenis

Karena kecenderungannya menyukai sesama sejenis, pria gay ini menunjukkan ketertarikannya dengan menatap lama pada pria lainnya. 

Ciri-ciri ini berlaku juga pada perempuan lesbian. 

Disamping itu, pria gay dan perempuan lesbian juga menjaga jarak dengan lawan jenisnya. 

4. Topik pembicaraan

Seorang gay kadang penampilannya seperti normal lainnya. Akan tetapi, seorang pria yang suka sekali membicarakan isu seputar gay dimanapun ia berada juga dapat mengindikasikan ia juga gay. 

Demikian juga, pria yang antipati dengan pembicaraan seputar isu gay. Bisa jadi ia merasa nyaman dengan permalahan dirinya yang mengarah pada gay. 

5. Suka aktivitas yang biasa dilakukan wanita

Menonton acara fashion show, acara awards, suka memasak dan aktivitas lain yang disukai wanita juga biasanya disukai pria gay. 

Tapi yang perlu diingat, jika kita menemukan salah satu ciri diatas pada orang yang kita kenal belum tentu juga ia seorang gay. Kecuali ia memang mengakuinya. 

Lalu apa yang menyebabkan seseorang menjadi pelaku LGBT? 

Mengutip dari situs alodokter, bahwa menurut penelitian belum ditemukan faktor utama yang menyebabkan orang memiliki perilaku seks menyimpang seperti LGBT. 

Penyebab seseorang menjadi LGBT kemungkinan disebabkan kombinasi dari beberapa faktor yaitu lingkungan, budaya, emosional, hormonal, dan biologis.

Kondisi lingkungan pergaulan yang bebas dari norma agama dan kesusilaan juga masuknya budaya barat bisa menjerumuskan seseorang pada perilaku negatif seperti konsumsi narkoba, seks bebas termasuk juga perilaku LGBT. 

Sedangkan kekerasan yang terjadi pada masa kecil juga bisa berpengaruh pada kejiwaan seseorang termasuk juga orientasi seksualnya ketika dewasa. 

Faktor genetik dan hormon juga bisa memicu seseorang menjadi LGBT. 

Jika umumnya lelaki normal memiliki kromosom XY dan perempuam normal memiliki kromosom XY. Maka ada sebagian laki-laki yang memiliki kromosom XXY yang membuat perilakunya condong kewanitaan. 

Faktor rendahnya hormon testoteron pada seorang laki-laki juga ikut ambil bagian mempengaruhi perilaku dan orientasi seksualnya. 

Tapi, apapun penyebab seseorang menjadi LGBT kita harus yakin bahwa semua itu ada obatnya dan jalan keluarnya. InsyaAllah. 

Bagaimana cara membentengi dari bahaya perilaku menyimpang seperti LGBT? 

Mengingat salah satu penyebab adanya perilaku LGBT adalah faktor lingkungan pergaulan, maka seyogyanya kita pandai memilih lingkungan pergaulan yang positif. 

Memilih teman atau komunitas yang mengajak kita berbuat baik dan mendekatkan diri pada Allah. Bukan sebaliknya. 

Selektif memilih pergaulan ini juga berlaku saat kita berselancar di media sosial. Karena kampanye LGBT ini justru gencar di media tersebut dengan membentuk Grup facebook maupun akun instagram. 
Alangkah baiknya, kita juga menggali informasi tentang simbol-simbol dan cara yang mereka gunakan untuk mengkampanyekan perilaku menyimpang tersebut.

Sehingga kita bisa mengingatkan diri kita sendiri dan orang-orang disekitar kita untuk mewaspadai gerakan kaum LGBT tersebut. 

Apabila ada orang yang kita kenal terlihat condong pada perilaku LGBT, sebaiknya kita tidak lantas membencinya atau menjauhinya. 

Mengisolasi orang dengan permasalahan tersebut akan membuat ia semakin jauh dari kesembuhan. Apalagi jika ia memiliki keinginan untuk hidup normal. 

Tugas kita adalah mendampingi dan mengingatkan akan bahaya perilaku LGBT. Termasuk juga murka Allah jika ia tetap pada perilaku tersebut. 

Dan yang paling penting dari semua itu adalah meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita pada Allah. 

Memperdalam ilmu agama serta mempraktekannya. Serta selalu meminta perlindungan pada Allah agar terhindar dari godaan syetan serta fitnah akhir zaman termasuk dari perilaku LGBT ini.

Semoga tulisan ini bermanfaat 🙂 

#PostinganTematik #BloggerMuslimah

Postingan ini diikutkan dalam postingan tematik Blogger Muslimah Indonesia

Referensi:

www.alodokter.com

Only registered users can comment.

  1. Ngeri ya mba, makin marak dan kadang makin berani menunjukkannya di depan umum. Semoga Allah senantiasa melindungi kita dan anak keturunan dari hal demikian ya.

  2. Iya, sekarang kaum LGBT Makin terang-terangan ya di muka umum. T_T miris. dan memang dari pengalaman pas menghadapi siswa yang suka dandan bgt dan dikatain bencong sama temannya, kita harus bisa mengarahkannya ya bun. Karena kata-kata temannya juga bisa jadi sugesti gitu T_T

  3. Jadi ingat juga waktu kuliah ada teman kos yg lesbi. Ia terang2an mengatakannya, dan sering membawa pacar sesama jenisnya ke kost. Na’udzu bilaah… Tulisannya sangat lengkap, Mbak. Terima kasih telah berbagi. 🙂

  4. Bahkan LGBT sudah merambah dunia kampus lho mbak. Memang ngeri-ngeri gimanaa gitu menghadapinya. Tapi kita tetap harus siap buat membentengi diri dengan perilaku menyimpang ini, yang seringkali dikatakan bawaan lahir. Padahal itu hanya pembenaran nafsu belaka.

  5. Dulu skripsi kawan saya meneliti tentang ciri-ciri gay Mbak, dan apa yang Mbak sebutin itu benar. Zaman semakin maju, ujian juga semakin modern, kita mesti punya pijakan agama yang kuat ya Mbak.

Hai...Thanks ya sudah berkunjung, jika berkenan silahkan tinggalkan komentar disini Temans ;-)