Bisnis

MiniU Kaltim Preneurs Batch 10 : Pengalaman Mendaftar

26 Maret 2019

Mendaftar sebagai peserta Mini University Kaltim Preneurs ini berawal dari ketidaksengajaan. Waktu itu saya berencana mencari akun facebook ojek muslimah di samarinda. Karena saya ada rencana ke Tenggarong minggu depannya tapi suami nggak bisa nganterin. Jadi kalau ada ojek  khusus muslimah yang bisa nganterin ke Tenggarong kan lebih tenang rasanya.

Apa itu MiniU Kaltim Preneurs?

MiniU Kaltim Preneurs merupakan program pelatihan kewirausahaan yang dipelopori Bank Indonesia dan Pemprov Kalimantan Timur. Info selengkapnya silahkan kunjungi Fanpage MiniU Kaltim Preneurs klik disini.

Dan begitu ketemu akun facebook ojek muslimah tsb saya kepoin dulu timelinenya. Eh ketemu postingan tentang pendaftaran MiniU Kaltim preneurs batch 10. Wah menarik nih, batin saya.

MiniU Kaltim Preneurs; Menarik!

Kenapa menarik? Pertama, karena GRATIS. Melewatkan pelatihan penting nan gratis seperti itu sama dengan menolak rezeki. Dan itu dosa. Karena takut dosa itulah saya dengan semangat 45 mengisi formnya. Dan jika nggak ada alasan pertama ini, mungkin nggak ada alasan berikutnya dibawah ini. (Hahaha bercanda ini serius kok. Lhoh?!)

Kedua, ini adalah pelatihan kewirausahaan (enterpreneur ). Secara beberapa usaha yang saya dan suami jalani selama ini masih amburadul. Beberapa diantaranya malah bisa dianggap gagal. Jadi mungkin ini saatnya belajar berwirausaha di jalan yang benar (ceilee..hehe).

Ketiga, penyelenggara pelatihan kewirausahaan ini resmi Bank Indonesia yang pasti nggak diragukan lagi profesionalitas dan integritasnya.

Keempat, Pelatihan seperti ini bakal banyak hal yang menantang diri saya sendiri. Meski mendebarkan tapi pasti banyak manfaatnya untuk saya pribadi dan usaha saya kedepannya.

Kelima, sebagai perantauan yang tidak memiliki banyak teman di samarinda. Pelatihan seperti ini pastinya akan menambah banyak teman baru. Dan siapa tahu juga akan membuka rezeki baru. Aamiin.

Cara Mendaftar

Pendaftaran pelatihan ini sebenarnya gampang banget. Kita tinggal mengisi link google form yang ada di postingan fanpage MiniU kaltimpreneurs (jika ada pembukaan pendaftaran tentunya). Poin-poin yang harus diisi di google form diantaranya : nama usaha, berapa lama usaha, kendala usaha apa aja, rencana usaha ke depannya kayak gimana, termasuk juga berapa pendapatan usaha perbulannya. Ada opsi pertanyaan lain juga bagi pendaftar yang belum memiliki usaha.

Sebelum mengisi formulirnya, saya berunding dulu dengan suami. Mengingat seandainya saya lolos interview, saya harus mengikuti perkuliahan sampai 2 bulan ke depan. Dan tiap kuliah akan menghabiskan waktu seharian. Jika ia tidak keberatan dengan hal itu, maka saya mendaftar. Dan alhamdulillah dia setuju. Tokh ini demi kemajuan usaha kami juga.

Kalau tentang mengisi form tsb okelah lancar. Tapi kendala saya pribadi sih justru pada syarat membuat video presentasi sebagai syarat kelengakapan pendaftaran. Dan begitu melihat contoh video presentasinya yang kece banget,saya pasrah deh. Kayaknya saya nggak sepede itu, membuat video dimana muka saya terpampang nyata disitu, diposting di media sosial lagi.Haduuuh nggak kebayang. Jadilah persyaratan itu saya skip dulu tapi tetap saya centang sebagai janji untuk membuat video tsb.

Saatnya Interview

Seingat saya, saya mendaftar tanggal 26 februari. Pendaftaran ditutup tanggal 28 februari. Dan tanggal 3 maret panggilan interview. Saya berencana sebelum tanggal 3 maret 2019 saya harus posting video presentasi tsb. Tapi belum juga saya bikin karena fobia minder nggak jelas hahaha.

Tanggal 3 maret ada 2 chat WA yang masuk ke hp saya memberitahukan bahwa saya dipanggil interview tanggal 5 maret di Bank Indonesia. Alhamdulillah seneng banget. Meski masih ada pikiran yang menghantui, “Wah saya belum bikin video presentasi nih”.

Pagi-pagi tanggal 5 maret sambil nunggu suami yang masih mandi, akhirnya saya bikin video singkat perkenalan diri di dalam toko yang nggak begitu terang. (Tips bagi yang nggak pede bikin video diri sendiri hahaha). Dengan maksud nanti sebelum interview saya akan posting video tsb di instagram.

Panggilan interviewnya jam setengah 9 pagi. Saya datang pukul 8.00 wite lebih diantar suami dan anak ke kantor Bank Indonesia di Jl. Semeru samarinda. Selama 10 tahun di samarinda,ini pertama kalinya saya menginjakkan kaki di kantor BI. Lha iya, kalau nggak ada urusan masak iseng-iseng maen di BI hehe.

Begitu masuk lobi kantor BI ternyata sudah banyak banget (yang saya duga) peserta yang akan interview juga. Saya memberanikan diri memdekati tiga mbak-mbak yang lagi ngobrol di dekat tiang lobi sambil memperkenalkan. Alhamdulillah belum interview sudah dapat teman baru; pertama, mbak Fida dari Loa Bakung usahanya catering rumah tangga, kedua mbak Bibah dari samarinda seberang dengan usaha kue brownis. Ketiga,mbak Marinda usaha kerajinan kayak bikin bros dll gitu.

Ngobrol-ngobrol eh ternyata ada yang sama belum bikin video presentasi juga. Jadi pas di ruang tunggu interview pada bikin video yang ternyata tidak seperti pemahaman saya sebelumnya. Ada salah satu peserta disitu yang menyarankan bikin video produknya aja, semacam slide show gitu. Dia menyuruh kami install aplikasi video namanya Filmigo. Jadilah sambil nunggu panggilan interview, kami nunduk berjamaah membuat video presentasi produk kami masing-masing. Thanks to mbak xxx yang tidak saya tahu namanya karena duduknya agak jauh hehehe.

Oh ya saat menunggu interview ini,kami mendapatkan snack box lho. Jadi meski nunggu agak lama kami nggak gemeteran karena lapar tapi gemetar karena mau diinterview. Hehehe enggak kok. Interview saat itu saya jalani asli tanpa beban. Diterima nggak diterima saya syukuri aja. Paling tidak saya sudah punya pengalaman masuk kantor BI (YaAllah receh banget ya bahagiaku hahaha).

Baiklah akhirnya sebelum jam 12 nama saya dipanggil masuk interview. Sebelum diinterview saya diminta mengisi data diri singkat dan menandatangani beberapa pernyataan. Interviewnya berjalan cukup santai bahkan bisa dibilang penuh tawa. Pertanyaan yang diajukan hampir sama dengan saat kita mengisi di google form cuman lebih detail gitu aja. Salah satu hal yang membuat mbak yang menginterview tertawa adalah kurang lebih dialognya seperti ini,

Mbak yang interview : “Kalau ada barang masuk tiap bulan dicatat kan mbak?”

Saya : “Kalau itu pasti mbak. Kalau pemasukan nggak mesti saya catat”

Mbak yang interview : “Kok bisa gitu?”

Saya : “Karena nggak tiap bulan ada pemasukan hehehe”

Mbak yang interview :” (Sambil tertawa) masak sih mbak?”

Yah begitulah lika-liku dunia usaha. Apalagi usaha yang produknya bukan kebutuhan sehari-hari. Pada intinya terkait interview ini saya ingin bilang terutama untuk teman-teman yang ingin mengdaftar MiniU Kaltim Preneurs batch 11 dst,

” Santai saja dan ceritakan kondisi usahamu yang sebenarnya. Kalau diterima berarti itu adalah perantara Allah untuk membantu usaha kita. Jika tidak berarti Allah menyiapkan solusi lain untuk usaha kita”

Apakah saya lolos interview ini? Tunggu postingan selanjutnya yaa ūüėČ

Only registered users can comment.

Terima kasih sudah mampir. Monggo share komentar Anda disini, Teman!