Tips Bisnis

Cara Mengoptimalkan Bisnis Menulis dari Rumah ala Teh Indari Mastuti

30 March 2018

Wow…begitu batin saya ketika minggu lalu Teh Shanty mengabarkan bahwa kulwap jumat di WAG #odopfor99days akan mengundang Teh Indari Mastuti sebagai narasumber. Tema kulwap-nya pun cukup keren “Mengoptimalkan Bisnis Menulis dari Rumah”. Sebagai wujud antusiasme saya pun ikut-ikutan buat flyer untuk kulwap tersebut. Itu saja 😂😋

Siapa sih yang nggak kenal Teh Indari Mastuti? Kalau ditulis profilnya cukup panjang. Yang jelas beliau cukup terkenal di dunia literasi (kepenulisan) baik sebagai ceo Indscript maupun sebagai penulis lebih dari 50   buku dan biografi. Wow kan? 

Dari beberapa pertanyaan selama kulwap berlangsung, pertanyaan yang menarik perhatian saya adalah tentang amalan sehari-hari beliau. Karena bisa jadi amalan yang dilakukan secara istiqamah merupakan faktor penentu orang itu di “sukses” kan Allah. 

Dan ternyata amalan Teh Indari Mastuti yang pertama adalah Shalat Duha sebelum melakukan aktifitas apapun. Kedua, sedekah nasi bungkus setiap hari pada orang-orang disekitar yang kurang mampu. Ketiga, membaca Al-Qur’an setiap hari. Keempat, memasang murotal sepanjang hari. 

Flyer kulwap Jumat bersama Teh Indari Mastuti di WAG #odopfor99days

Dari keempat kebiasaan Teh Indari Mastuti itu kira-kira apakah sudah kita lakukan semuanya? Mari kita mengoreksi diri sendiri ya teman-teman. 

Terkait cara mengoptimalkan bisnis menulis dari rumah, beliau memberikan wejangan dalam 4 poin penting dalam memulainya. 
Pertama, mental bisnis. Sejatinya prinsip membangun  bisnis menulis itu sama dengan membangun bisnis lainnya seperti bisnis kuliner, bisnis property dll. Intinya sama-sama memerlukan perencanaan dan strategi yang matang. Meski menulis itu berangkatnya dari hobi, kita tidak boleh menganggap itu cuman sampingan. Nah pada poin ini saya kena deh secara manajemen penulisannya masih nggak jelas 😂😂😂

Kedua, siapkan portofolio kita, misal di blog atau media online. Jadi kalau ada orang yang ingin melihat tulisan kita, kita tinggal memberikan link tulisan kita. Dari situ orang bisa menilai kemampuan kita dalam menulis dan juga kualitas tulisan kita. 

Ketiga, Pastikan membidik pasar yang jelas dan jasa penulisan yang kita kuasai pun harus jelas. Sebagai contoh, Teh Indari dulu merasa keahliannya menulis buku maka sasaran yang dibidik adalah penerbit. Nah menurut saya, jika keahlian kita menulis artikel kita bisa apply ke media online atau situs influence marketing seperti iblogmarket dan lain lain. 

Keempat, jangan malu untuk membranding diri kita sebagai penulis yang berbeda dari penulis lainnya. Teh Indari mencontohkan bahwa branding beliau adalah penulis yang faham dunia bisnis dan dan mencetak lebih banyak buku. 

Jadi sebagai penulis memiliki ciri khas itu bukan hanya dalam upaya branding tapi bisa kita kembangkan agar agar kita sukses menjalankan bisnis menulis. 

Teh Indari juga memberikan tips bagaimana caranya konsisten menulis. Yaitu menulislah tiap hari dan perbaiki terus kualitas tulisan kita. Jangan lupa miliki tujuan yang jelas kenapa kita konsisten menulis. 

Secara keseluruhan kulwap bersama Teh Indari ini membuka pemikiran saya bahwa kita bisa kok menjadi orang sukses melalui hobi menulis asalkan di manage dengan benar. Bagian terakhir itulah yang belum saya lakukan. Selama ini saya fikir, saya suka menulis ya menulis saja tanpa target apapun. Dan mungkin inilah yang membuat proses menulis saya menjadi stagnan. 

Hmm… sebenarnya masih banyak pelajaran dari kulwap bersama Teh Indari Mastuti kemarin. Kiprahnya sebagai ibu rumah tangga, sebagai penulis dan pebisnis sangat menginspirasi banyak orang terutama kaum wanita. Kalau hasil kulwap kemarin ditulis dan direview semua mungkin bisa jadi beberapa artikel hihi. Tapi kali ini cukup ini aja dulu. Semoga bermanfaat 😉

Hai...Thanks ya sudah berkunjung, jika berkenan silahkan tinggalkan komentar disini Temans ;-)