Cara Mengelola Bisnis Kos-kosan Yang Aman Dan Menguntungkan

Bisnis kos-kosan tanpa modal
Contoh fasilitas kamar High-budget pada bisnis ko-kosan

Cara Mengelola Bisnis Kos-kosan Yang Aman Dan Menguntungkan – Meningkatnya pangsa pasar bisnis kos-kosan menjadikan bisnis ini semakin diminati. Tak heran setiap tahun jumlah rumah kos baru bermunculan. Secara umum, modal untuk memulai bisnis kos-kosan ini memang cukup besar. Tapi sebenarnya kita bisa memulai bisnis kos-kosan ini tanpa modal sekalipun. Salah satu caranya adalah dengan memanfaatkan kamar kosong yang tidak terpakai di rumah kita.

Selain menguntungkan, bisnis kos-kosan juga relatif mudah dalam pengelolaanya dibandingkan jenis bisnis lainnya. Meskipun demikian, beberapa hal terkait keamanan dan ketertiban dalam kos pun harus diperhatikan. Oleh karena itu, setiap pengelola kos harus mengetahui cara yang efektif agar bisnis kos-kosan yang dikelolanya tetap aman dan juga menguntungkan.

Penulis sendiri telah 7 tahun ini mengelola bisnis kos-kosan. Berbagai masalah terkait bisnis ini pun telah penulis alami. Dari pengalaman tersebut Penulis mencoba merangkumnya dalam artikel dibawah ini.

Baca : Pengalaman Mengelola Binis Kos-kosan Mulai dari Telat Bayar Hingga Diancam Via SMS

  1. Minta data identitas diri lengkap pada calon penyewa kos

Mengenal calon penyewa kos melalui kartu identitasnya seperti KTP, SIM, dll itu penting. Selain untuk urusan administrasi kos, kartu identitas juga berguna untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Selain melalui kartu identitas diri, kita juga bisa melakukan interview secara langsung pada calon penyewa kos. Misalnya tentang hal-hal yang berkaitan dengan pekerjaannya, pendidikannya (jika masih kuliah) maupun tempat tinggal sebelumnya. Kita bisa mendokumentasikan hasil interview tersebut pada formulir identitas diri yang bersangkutan.

Tips : Buat formulir identitas diri secara lengkap yang harus diisi calon penyewa kos termasuk melampirkan foto copy kartu identitasnya. Sebelum itu pastikan bahwa foto copy kartu identitas tersebut memang sesuai dengan dokumen aslinya.

  1. Buat peraturan yang jelas di kos

Peraturan di kos berguna untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan penghuni kos serta pengelola kos. Umumnya peraturan kos berisi hak dan kewajiban bagi penyewa kos. Kita juga bisa memasukkan beberapa poin penting dalam peraturan kos. Seperti masalah keterlambatan pembayaran, batas jam malam, larangan membawa teman non muhrim masuk kamar, dll.

Peraturan tersebut harus diketahui dan dipahami dengan baik oleh calon penyewa kos, sebelum ia resmi jadi penyewa kos. Sehingga jika terjadi masalah dikemudian hari terkait peraturan tersebut ia tidak merasa dirugikan.

Penting untuk diingat, pengelola kos sebagai pembuat peraturan juga harus bisa adil dan konsisten dalam menjalankan peraturan tersebut. Terutama yang berkaitan dengan pemenuhan hak-hak penyewa kos.

  1. Sediakan fasilitas yang lengkap.

Selain harga sewa yang terjangkau, fasilitas yang lengkap pada bisnis kos-kosan juga menjadi daya tarik tersendiri. Untuk tipe kos-kosan low budget (harga terjangkau) bisa dilengkapi dengan fasilitas yang digunakan secara bersama-sama. Seperti TV di ruang tengah, perlengkapan dapur dll. Sedangkan bagi kos-kosan yang high-budget (mewah), fasilitas tiap kamar bisa dilengkapi dengan AC, Spring Bed, wifi, dll.

Bisnis kos-kosan tanpa modal
Contoh fasilitas kamar High-budget pada bisnis kos-kosan

Untuk menyediakan fasilitas di kos tidak harus dengan menggratiskan semuanya. Contohnya, Fasilitas laundry. Kita tetap bisa memasang tarif laundry diluar biaya sewa kos. Jika fasilitas laundry tersebut memuaskan, mereka pasti lebih memilih laundry di kos dari pada di tempat lain.

Dalam mengelola bisnis kos-kosan, penyediaan fasilitas di kos menyesuaikan tipe kos-kosan yang kita kelola. Selain itu, pendapatan dan pengeluaran dari bisnis kos-kosan tersebut juga harus dipertimbangkan.

  1. Jaga kebersihan dan keamanan kos.

Umumnya hal pertama yang dilihat oleh calon penyewa kos adalah kebersihan kos itu sendiri. Maka menjaga lingkungan kos selalu bersih akan meningkatkan daya jual kos yang kita kelola. Selain itu, dengan menjaga kebersihan kos juga akan membuat betah para penyewa kos di tempat kita.

Kita bisa menyediakan beberapa tempat sampah pada masing-masing kamar maupun di area sekitar kos. Jangan lupa untuk selalu menghimbau para penyewa kos untuk ikut serta menjaga kebersihan di area kos. Jika diperlukan, kita bisa mempekerjakan orang yang kita percaya untuk membersihkan kos setiap hari maupun secara berkala.

Selain kebersihan, keamanan juga menjadi faktor penting dalam mengelola bisnis kos-kosan.  Banyaknya kasus kriminal yang terjadi di tempat kos, membuat pemilik  bisnis kos-kosan harus meningkatkan keamanan di kos.

Diantaranya dengan memasang cctv disekitar area kos. Meskipun hasil pantauan cctv kadang tidak menunjukkan secara jelas pelaku kejahatan. Tapi setidaknya itu akan membuat para pelaku kriminal, berpikir dua kali untuk melakukan kejahatan di tempat tersebut.

Selain dengan cctv, kita juga bisa menempatkan penjaga keamanan di kos. Agar lebih efektif dan efisien, kita bisa mempekerjakan orang sebagai penjaga keamanan sekaligus kebersihan pada kos yang kita kelola.

  1. Jalin hubungan baik dengan penyewa kos.

Menjadi pengelola kos itu tidak harus galak agar para penyewa kos selalu tepat waktu bayar kos karena takut pada kita, misalnya. Sebagai pengelola kos, kita justru harus menjalin hubungan baik dengan penyewa kos. Karena beberapa info penting terkait kondisi di kos kadang justru datang dari penyewa kos itu sendiri. Setidaknya itulah yang penulis alami.

Menyapa penyewa kos dengan ramah, mengajak mengobrol mereka sekali-kali terkai kegiatannya merupakan salah satu cara menjalin hubungan baik dengan penyewa kos.

Kesimpulan :

Agar bisnis kos-kosan yang kita kelola tetap aman dan juga menguntungkan, maka kita harus mengenal dengan baik calon penyewa kos yang akan masuk. Kita juga harus membuat peraturan kos agar keamanan dan ketertiban di tempat kos selalu terjaga. Selain itu, faktor kebersihan dan keamanan juga harus kita perhatikan. Agar para penyewa kos tersebut betah menyewa di tempat kos kita. Terakhir, tetaplah menjalin hubungan baik dengan penyewa kos bagaimanapun caranya.

Semoga tulisan ini bermanfaat 😉

About Mutia Faridah 22 Articles
Hai Saya Mutia Faridah... Saya Ibu Rumah Tangga yang sedang belajar tentang bisnis, keuangan dan investasi. Untuk berkenalan dan menjalin kerjasama dengan saya, Anda bisa menghubungi email saya crafeltsamarinda@gmail.com.

10 Komentar

  1. Sangat menjanjikan sekali mempunyai bisnis Kostan apa lagi untuk mereka yg sudah sekolah tinggi. Pasalnya lebih bisa jaga kebersihan di banding dg anak kost yang masih Sekolah Menengah. Untuk keuntungan yg di dapat dari Yg punya kost sendiri ya tergantung kesepakatan saja.

  2. Bagus ini Artikel. Buat mendirikan usaha membuka penyewaan kos. Karena biasanya masih banyak orang yg menyewakan kos kosan tapi tidak memperhatikan hal hal yg sudah di tulis pada artikel ini. Seperti masih ada yang menyediakan kos tapi gak ada peraturan yg jelas. Makasih ya gan atas infonya. Semoga bermanfaat.

  3. Ohh jadi gini cara membuat kos kosan.. jadi pengen nih.. tapi kira kira perkiraan budget untuk modalnya berapa ya mbak? Maksih sebelumnya.

  4. Kalo punya kamar yang tidak terpakai di rumah, modalnya bisa 0 rupiah Mas. Tapi kalo bikin bangunan baru, perkiraan budgetnya ya sama dengan bikin rumah baru.

  5. Aamin semoga bermanfaat Mas. Sebagian Pemilik kos-kosan memang terkadang tidak memberlakukan aturan karena khawatir kos-kosannya sepi peminat. Padahal kalau ada masalah, pemilik kos-kosan tersebutlah yang repot

  6. Sebagai mantan anak kos dr jaman smu, aku kalo milih kos udh pasti yg nyaman dan khusus wanita dulu :D. Ga mau yg campuran.. Trs baru liat bersihnya, trakhir biaya sewa :D. So far semua kos yg aku tempati nyaman semua.. Dan bikin betah. Walopun bukan yg high budget, tp okelah fasilitas yg didapet..

Tinggalkan Balasan