cara bikin status di facebook
Tips Bisnis

Ini Dia Cara Nyetatus di Facebook yang Bikin Pembeli Mabok

31 Januari 2019

Banyak penjual online yang menggunakan facebook untuk mempromosikan produk jualannya. Nggak heran jika teman facebook banyak yang jualan online maka  isi timeline facebook kita pun akan penuh dengan status jualan aneka produk.

Bagi pengguna facebook yang tidak  merasa terganggu dengan hal itu, tidak masalah. Status jualanmu aman bahkan bisa jadi lama-lama tipe pengguna seperti itu menjadi customermu. Tapi jika friend list facebookmu termasuk pengguna yang ingin have fun aja dan merasa risih dengan status jualan di timelinenya maka kemungkinan besar akunmu akan diunfollow. Hiks.

Baca : Cara Jitu Mencari Target Market di Facebook

Kabar buruknya tipe pengguna yang kedua diatas jumlahnya banyak. Jadi sebagai penjual Kamu harus punya strategi agar friend list facebookmu tetap nyaman dengan keberadaanmu. Nggak ada cerita unfollow apalagi blokir gara-gara bombardir status jualanmu.

Bagaimana caranya?

Cara Membuat Status Jualan di Facebook

1. Lupakan status jualan tapi berceritalah

Loh jualan kok nggak boleh bikin status jualan? Hehe. Status jualan yang harus dilupakan adalah model hard selling seperti ini,

“Ready stok nih produk kosmetik xyz cocok banget untuk menghilangkan flek, jerawat batu dan lain-lain. Aman untuk ibu hamil dan menyusui. Harga murmer say. Minat langsung japri 081234567890

Status yang seperti itu kalau diposting tiap hari membuat teman facebookmu nggak nyaman. Bisa jadi mereka akan membatin, “Ini orang jualan mulu'” Hehehe.

Sebagai gantinya buat status dengan story telling. Seperti contoh dibawah ini nih,

Kasihan! Bayi Menangis Histeris Karena tidak Mendapat ASI

Tadi siang pas undangan nikahan, ada seorang bayi menangis histeris. Nggak tau kenapa. Padahal ruangannya cukup sejuk karena banyak ACnya. Jadi nggak mungkin kegerahan.

Ibunya kelihatan panik dan berusaha menenangkan si bayi. Tapi nggak berhasil. Usut punya usut ternyata bayi tsb kehausan. Tapi Ibunya tidak bisa menyusui karena resleting gamisnya di belakang.

Coba ibu itu pakai gamis dari xxxx ini pasti nggak mengalami hal kayak itu. Karena gamis ini sudah support busui friendly. Mau menyusui dimanapun asal ada apron menyusui bisa aja.

Pertama kali orang membaca status tersebut nggak akan mengira kalau itu status jualan. Orang akan mengira itu status curhat. Apalagi kalau ditambah gambar orang menyusui dalam status tsb.

Kenapa kadang status story telling lebih efektif untuk jualan di facebook?

Karena sebagian besar pengguna facebook dan media sosial lain nggak suka dijualin. Mereka akan scroll timeline dengan cepat ketika ada status berbau iklan. Kabar baiknya, mereka suka membaca cerita orang. Itu sebabnya status curhatan pribadi yang panjang seringkali lebih banyak mendapatkan interaksi ( like, komentar dan share) dari pada status jualan.

Jangan Lewatkan : Perhatikan Tiga Hal Ini Saat Jualan di Facebook

2. Selingi dengan konten kreatif lain

Sebagai penjual online Kita dituntut selalu eksis di media sosial dengan meng-update status tiap hari. Hal itu terkait dengan sistem algoritma di facebook. Dimana saat Kita jarang update status, otomatis edge rank kita akan turun. Alhasil ketika kita nyetatus, interaksinya kecil.

Tapi kalau tiap hari nyetatus jualan, apa nggak sama aja bikin pengguna lain nggak nyaman?

Benar. Karena itu selingi status jualan dengan update konten lain berupa quote, konten lucu atau informatif. Dengan begitu teman facebookmu nyaman, nggak unfollow dan Kamu pun bisa nyetatus jualan dengan aman.

Baca juga :  

Semoga bermanfaat yaa..Kalau mau kenalan silahkan klik ikon Facebook dibawah profil saya di bawah ini.

Only registered users can comment.

Terima kasih sudah mampir. Monggo share komentar Anda disini, Teman!