BISNIS DENGAN TEMAN
Bisnis

3 Tips Berbisnis dengan Teman

13 April 2017

mutiadiwan.com – Berbisnis dengan teman tentu lebih menarik dibanding dengan orang yang baru kita kenal. Minimal kita sudah mengenal sifatnya dan merasa cocok dalam beberapa hal. Tapi harus diingat, bisnis apapun melibatkan uang. Dan siapapun bisa berubah karena uang. Jangan sampai karena uang juga, hubungan pertemanan Anda menjadi berantakan. BISNIS DENGAN TEMAN

Jika selama ini hubungan pertemanan Anda menyenangkan karena sering nongkrong bersama atau menekuni hobi yang sama, maka akan menjadi berbeda jika Anda meningkatkan hubungan tsb menjadi hubungan bisnis.

Oleh karena itu, agar hubungan pertemanan Anda tetap langgeng dan rencana bisnis dengan teman Anda pun lancar. Beberapa tips berikut ini bisa Anda terapkan.

  1. Kenali karakter calon partner bisnis Anda

Sebenarnya dengan siapapun Anda akan berbisnis, Anda harus mengenal terlebih dahulu karakter calon partner bisnis Anda. Hal ini menjadi penting dalam rangka meningkatkan  kepercayaan dengan partner Anda. Selanjutnya akan lebih mudah untuk menentukan visi dan misi bisnis Anda kedepannya.

Karakter yang perlu Anda ketahui terutama tentang track recordnya dalam berbisnis.Pertama, apakah teman Anda bisa dipercaya dalam hal keuangan. Kedua, Apakah teman Anda bertanggung jawab dengan pekerjaaannya. Ketiga, bagaimana teman Anda berhubungan dengan teman-teman lainnya selain Anda.

Untuk mengetahui hal tersebut, Anda bisa mencari info dari beberapa temannya atau orang yang pernah berbisnis dengannya. Meskipun demikian, Anda pun harus mampu memilah dan memilih informasi mana saja yang benar dan bisa dipercaya tentang teman Anda.

Baca : Cara Mendaftarkan Blog pada Google Webmaster Tools

  1. Buat surat kontrak

Jika Anda sudah merasa yakin untuk memulai berbisnis dengan teman Anda. Maka langkah selanjutnya adalah membuat surat kontrak. Dalam hal ini saya menganggap, Anda dan teman Anda sudah memutuskan jenis bisnis yang akan dijalankan bersama.

Adanya surat kontrak sendiri berguna untuk menegaskan semua komitmen, tanggung jawab dan resiko bisnis yang akan ditanggung oleh kedua pihak.

Dalam membuat surat kontrak, beberapa hal mendasar berikut ini bisa Anda masukkan di dalamnya.

    • Jenis bisnis yang dijalankan
    • Jenis hubungan bisnis diantara kedua pihak. Misal investor dan pengelola.
    • Hak, kewajiban serta wewenang masing-masing pihak.
    • Sistem pembagian keuntungan kedua pihak.
    • Siapa yang menanggung resiko bisnis apabila terjadi kerugian, dll.
    • Cara penyelesaian masalah jika ada sengketa di kemudian hari.

3. Tetap professional

Untuk menjaga agar komitmen berbisnis dengan teman Anda tetap berjalan, maka perlu adanya profesionalisme diantara kedua pihak. Oleh karena itu, pembagian kerja dan jam kerja yang jelas diantara kedua pihak mutlak diperlukan.

Profesionalisme sendiri dapat diartikan sebagai gabungan dari sifat dan sikap positif yang berhubungan dengan kemampuan, kemahiran, cara pelaksanaan sesuatu dan lain-lain, sebagaimana yang dilakukan oleh orang yang profesional

Baca juga : Tips Menulis Artikel Di Blogspot

Berbisnis dengan teman atau siapapun adalah membangun kepercayaan. Baik kepercayaan dengan teman bisnis Anda maupun dengan pihak-pihak lain yang berhubungan dengan bisnis Anda seperti karyawan, pelanggan, dll. Dan kepercayaan akan lahir dari profesionalisme. Jadi jika ingin bisnis Anda bisa bersaing maka bangunlah profesionalisme itu dilingkungan bisnis Anda.

Semoga Artikel diatas Bermanfaat dan menginspirasi Anda :).

Terimakasih sudah berkunjung ke Blog saya dan jika berkenan silahkan tinggalkan jejak dengan memberi komentar dibawah ini. Bagi pengunjung Blogger, Insyaallah saya akan mengunjungi balik blog Anda 😉

Only registered users can comment.

Hai...Thanks ya sudah berkunjung, jika berkenan silahkan tinggalkan komentar disini Temans ;-)