Gaya Hidup

Anak Masuk Pesantren? Lakukan Hal Ini Agar Anak Betah Di Tempat Barunya

6 Desember 2018

Diantara beberapa lembaga pendidikan yang ada di Indonesia, pondok pesantren menjadi alternatif orang tua untuk jenjang pendidikan anaknya. Akan tetapi perbedaan kehidupan di tengah keluarga sendiri dan di pesantren kadang membuat anak enggan mengikuti pendidikan d pesantren. Kalaupun mau di tengah mondok sudah minta keluar dari pondok dengan berbagai alasan.

Lalu bagaimana caranya agar anak betah di pondok?Inilah beberapa tips agar anak betah di pondok pesantren. Dengan membaca ini semoga orang tua bisa membantu anak menjalani masa mondoknya dengan semangat dan bahagia.

1. Hargai keinginan dan pilihan anak

Orang tua boleh menginginkan anaknya masuk pondok pesantren tapi hendaknya tidak memaksanya. Menghargai pendapat anak dalam hal ini juga penting. Karena bagaimanapun anak yang akan menjalaninya. Akan lebih baik lagi jika keinginan tersebut datang dari si anak sendiri. Karena jika tidak, anak tidak akan betah di pondok pesantren.

Jika anak enggan untuk masuk pesantren, orang tua bisa memotivasinya dengan memberi contoh teman-temannya yang sudah masuk pondok terlebih dulu. Atau menunjukkan profil para tokoh nasional yang memiliki latar belakang pendidikan pesantren.

2. Ajarkan anak untuk disiplin dan mandiri

Tips yang kedua agar anak betah di pondok pesantren adalah mengajarkan anak sedini mungkin untuk mandiri dan disiplin. Belajar mandiri merupakan salah satu tujuan anak masuk pesantren. Karena itu sebelum anak masuk pondok pesantren, tidak ada salahnya sejak dini membiasakan anak mengurus dirinya sendiri. Misalnya belajar mencuci bajunya sendiri.

agar anak betah di pondok pesantren
Suasana salah satu kegiatan di pondok pesantren Tebuireng Jombang (Sumber gambar : IG @alasantri)

Mengingat kegiatan di pesantren cukup padat dan terjadwal maka belajar disiplin sejak masih di rumah juga tidak kalah pentingnya. Misalnya dengan membiasakan anak tidur dan bangun pada jam tertentu.

Semua latihan disiplin dan mandiri sejak masih di rumah tersebut akan membantu anak lebih mudah beradaptasi dengan kehidupan di pondok pesantren.

Lebih detail tentang kehidupan di Pesantren, silahkan baca tulisan Mas Irfan Muthohir berjudul Keseharian Hidup Baruku Di Pesantren.

3. Orang tua harus ikhlas melepas anak untuk mondok

Adalah hal yang lumrah jika orang tua merasa sedih saat harus berpisah dengan anak untuk masuk pesantren. Biasanya seorang ibu yang yang menunjukkan perasaan demikian. Akan tetapi hendaknya orang tua tidak menunjukkan perasaan tersebut di hadapan anak. Hal itu akan mempengaruhi mental anak itu sendiri. Mental anak akan mudah down dan akhirnya tidak betah di pondok.

Meskipun terasa berat, orang tua hendaknya menunjukkan sikap tegar dan ikhlas di hadapan anak. Agar anak semakin semangat dan termotivasi untuk menuntut ilmu di pesantren.

4. Berikan motivasi dan dorongan kepada anak selama berada di pondok

Bagi seorang santri, hari-hari yang berat adalah pada saat tahun pertama berada di pondok pesantren. Karena selain harus beradaptasi dengan lingkungan barunya tanpa orang tua, ia juga harus mengikuti semua kegiatan dan peraturan di pondok yang berbeda jauh dengan di rumah.

Oleh sebab itu, saat ada kesempatan berkomunikasi dengan anak, orang tua bisa memberikan nasehat dan motivasi serta semangat agar anak betah di pondok pesantren. Misalnya dengan memberikan reward liburan ke suatu tempat jika anak bisa menjalani masa mondoknya dengan lancar di tahun pertama. Atau lainnya yang tentunya positif dan sesuai dengan karakter si anak.

agar anak betah di pondok pesantren
Suasana pindah kamar di pondok pesantren PP Modern Darussalam Bengkului (Sumber gambar IG @ppm_darussalam)

Memberikan motivasi agar anak betah di pondok juga bisa dengan menunjukkan rasa bangga sebagai orang tua karena anaknya memilih masuk pesantren. Rasa bangga orang tuanya tersebut akan memberikan semangat luar biasa pada anak menjalani masa mondoknya dengan bahagia.

5. Ajarkan anak agar ikhlas menjalani kehidupan di pondok pesantren

Merupakan hal wajar jika anak yang baru masuk pesantren sering rewel dengan berbagai keluhan selama di pondok, yang jauh berbeda dengan kehidupan di rumah. Disini tugas orang tua untuk mengajarkan anak tentang cara sabar dan ikhlas selama menempuh pendidikan di pondok pesantren.

Orang tua juga bisa mengingatkan anak tujuan utama masuk pondok yaitu untuk belajar ilmu dunia dan akhirat. Bukan untuk mendapatkan semua kenyamanan di dunia semata.

6. Selalu berdo’a kepada Allah untuk kemudahaan anak selama di pesantren

Doa orang tua untuk anak yang sedang di pondok pesantren juga penting. Hal itu bertujuan agar anak betah di pondok pesantren dan mendapat kemudahan serta kelancaran selama anak menjalani proses belajar di sana. Karena bagaimanapun semua pertolongan datangnya dari Allah dan ridha Allah juga bergantung pada ridhanya orang tua.

Baca juga : Lima Barang yang Selalu Ada Di Tas

7. Jangan terlalu sering berkunjung dan berkomunikasi selama anak mondok

Hal yang wajar jika orang tua sering berkunjung saat anak baru masuk pondok. Tapi perlu diperhatikan juga perkembangan anak di pondok, dikhawatirkan anak akan semakin rewel dan makin sulit untuk berkonsentrasi. Anak akan merindukan suasana rumah bersama keluarga tiap kali melihat kedatangan orang tua atau komunikasi via telpon.

Itulah 7 (tujuh) tips untuk orang tua agar anak betah di pondok pesantren. Sebagai orang tua selain mendukung secara finansial juga harus support berupa nasehat dan doa agar anak menjalani masa mondoknya dengan semangat dan bahagia.

Artikel ini ditulis oleh Mas Irfan Muthohir Authorย https://mistertoyyib.com/.ย Bagi yang ingin membaca tulisannya silahkan berkunjung langsung ke blognya melalui link tersebut.

Monggo share komentar Anda disini, Teman!