mengganti template
Blogging

3 (Tiga) Persiapan Sebelum Mengganti Template Blog

22 Januari 2018

Sebuah blog bagi para blogger mungkin bisa diibaratkan rumah. Siapa sih yang gak ingin punya rumah bagus dan tertata rapi. Rumah yang membuat pemilik dan tamu yang datang merasa betah berlama-lama di rumah tersebut.

Begitupun halnya dengan blog.

Memiliki blog dengan desain template yang mewakili gaya dari pemilik blog tersebut juga seperti menjadi keharusan. Maka tak heran, ada sebagian blogger yang sering mengganti template blognya dengan berbagai alasan.

Termasuk saya.

Kadang karena bosan dengan tampilan blog yang lama, sekedar ingin ganti suasana, atau karena mendadak menemukan template baru yang lebih menarik.

Apapun itu, mengubah tampilan blog dengan cara mengganti template adalah kegiatan yang menyenangkan. Tapi terkadang menurut saya malah menyusahkan.

Loh masak iya?

Iya betul!

mengganti template

Maka dari itu, agar kegiatan yang harusnya menyenangkan tersebut tidak berubah menjadi menyusahkan. Ada beberapa hal yang mesti disiapkan. Diantaranya :

1. Waktu

Sebenarnya proses mengganti template ini tidak lama. Hanya hitungan detik saja. Download > ekstrak files> upload.

Dan cling….tampilan blog langsung berubah.

Tapi proses mengganti template blog tidak berhenti sampai disitu. Proses selanjutnya adalah mengisi link media sosial, mengubah menu navigasi dan lain-lain yang semua itu berhubungan dengan kode html di edit tema.

Bagi pemula yang lebih sering menggunakan ilmu kira-kira seperti saya, itu cukup memakan waktu.

Berbeda dengan orang yang sudah mahir apalagi yang sudah faham bahasa pemrograman proses yang dibutuhkan mungkin lebih cepat.

Jadi jika Anda merasa pemula seperti saya, persiapkan waktu khusus untuk mengganti template. Misalnya, anda terbiasa membuat 1 artikel perhari, maka luangkan 1 atau 2 jam yang biasanya untuk membuat artikel itu untuk mengedit template baru anda.

Sanggup??

Karena itu ada blogger yang mengatakan bahwa sebaiknya tidak terlalu sering mengganti template blog. Karena akan membuat trafik visitor turun.

Tapi alasan sebenarnya bukan itu.

Karena waktu yang seharusnya kita gunakan untuk membuat artikel kita gunakan mengedit template. Maka pengunjung yang setia dengan postingan blog kita akan menghilang.

Itu bagi blog yang sudah punya pengunjung loyal. Bagi blog newborn kayak mutiadiwan ini sepertinya hal itu belum banyak berpengaruh.

Ada yang mengunjungi blog ini aja udah Alhamdulillah. Ups!!!

2.Koneksi internet yang stabil

Kekuatan sinyal juga penting terutama saat mengedit template. Tidak harus sinyal yang kuat, sinyal internet yang stabil saja sudah cukup kok. Asal jangan stabil lambat yaa hehehe.

Karena saat kita mengedit template tapi sinyal internet tidak support, biasanya kita akan gagal menyimpan template yang sudah kita edit.

Selain itu, ketika kita salah mengedit template. Dan tidak ada notifikasi atas kesalahan tersebut karena koneksi internet yang lambat. Maka kode html yang salah tersebut akan muncul pada tampilan depan blog kita.

mengganti template
Sinyal internet yang stabil cukup membantu saat mengedit template (Sumber gambar : pixabay.com)

Dan itulah yang saya alami dulu.

Gara-gara terlalu nafsu mengganti template, tampilan blog malah berantakan. Padahal saat itu ada artikel pada blog tersebut yang saya ikutkan lomba blog.

Duh!

Dan tentang pentingnya sinyal internet ini, jangankan urusan mengganti template. Kegiatan mengunjungi blog lain(blogwalking) saja, kalau sinyalnya gak mendukung juga gak bisa buka blognya.

Kadang blog bisa dibuka, tapi kolom komentarnya tidak muncul.

Kalau ini pengalaman teman-teman di grup Halo Blogger. Grup apa itu? Baca : Tentang Grup halo Blogger

3.Template baru

Karena topik utamanya adalah mengganti template. Maka tentu kita harus mempersiapkan dulu template baru yang sudah kita download.

Banyak kok penyedia template gratis yang tersebar di internet. Mulai dari btemplates, gooyabitemplates, premium blogger template dan lain-lain.

Menurut saya, btemplates memiliki koleksi yang paling lengkap kategorinya dibanding yang lain. Tapi sayangya source codenya sepertinya kurang dikenali.

Aish buta bahasa pemrograman kok ngomongin source code. Berlagak nih ceritanya hehehe.

Kalau suka dengan template di btemplates, pastikan pilih yang mobile friendly.

Caranya saat demo template, pilih demo tampilan mobile. Kalau tampilan mobilenya berbeda dengan tampilan desktop. Berarti template tersebut sudah mobile friendly.

Kalau suka template yang minimalis dan flat ala-ala situs berita dan mudah pengeditannya. Saya sarankan memilih template dari Β arlina design.

Template dari arlina design banyak digunakan oleh para blogger. Terutama para Publisher Google adsense.

Konon katanya, template arlina lebih responsive dan sudah support menu navigasi yang merupakan syarat dari Google adsense.

Bagaimana dengan template premium atau berbayar?

Menurut beberapa mastah blogger yang saya baca artikelnya, mereka memang menyarankan membeli template premium. Dengan beberapa kelebihan bla la bla.

Tapi karena saya masih menggunakan template gratisan, saya tidak punya pengalaman yang bisa saya share tentang itu.

Kesimpulan :

Sebelum mengganti template di blog, kita harus mempersiapkan waktu khusus untuk melakukannya. Karena beberapa proses pengeditan template memakan waktu yang tidak sebentar. Selain itu, kita juga harus memastikan koneksi internet dalam kondisi stabil. Agar tidak terjadi eror saat pengeditan template.

Dan terakhir, jangan lupa persiapkan template baru yang sudah didownload dan di ekstrak filenya.

Bagaimana sudah gak sabar ingin segera mengganti template blog Anda? Tunggu postingan selanjutnya ya, insyaallah tentang tutorial edit template blogspot.

Semoga bermanfaat temans

 

Only registered users can comment.

Monggo share komentar Anda disini, Teman!