fakta tentang blogger
Gaya Hidup

​Lima Fakta ini tentang “Gue Banget” yang Tidak Perlu Diketahui

26 November 2018

Postingan ini mungkin kurang menarik karena ini tentang diri penulis sendiri. Tapi sesekali tidak ada salahnya saya mengungkap beberapa fakta yang jarang orang tahu tentang diri saya. Siapa tahu saya dan Anda memiliki beberapa fakta yang sama sehingga kita bisa berteman dan saling share. Mungkin. Bukankah itu menarik?

  1. Keinginan waktu SMA

Dulu, setiap liburan SMA saya selalu pergi ke Surabaya, ke tempat kakak yang kebetulan usaha di sana. Salah seorang temannya ada yang memiliki usaha agen koran dan majalah yang cukup besar. Saya pun punya cita-cita ingin punya usaha seperti nantinya. Dalam bayangan saya, karena saya hobi membaca maka kalau punya agen koran saya bisa baca semua koran dan majalah setiap hari. Wah itu pasti menyenangkan. Batin saya.

Tapi memiliki usaha agen koran dan majalah sepertinya kurang relevan dengan kondisi sekarang. Dimana masyarakat lebih banyak mengakses informasi dan berita melalui media online dari pada media cetak. Jadi saya ikhlas saja kalau keinginan tersebut tidak terwujud.

Lain waktu saya memanfaatkan waktu liburan untuk kursus web di Surabaya juga. Saya ingat waktu waktu itu sekitar tahun 2001. Biayanya hanya Rp 10 ribu. Saya peserta perempuan sendiri dan paling muda saat itu. Tapi sayangnya saya cuman sampai materi bikin email aja. Lihat kode html bertebaran di layar komputer kepala saya langsung pusing hahaha.

Dan lagi-lagi saya ingin suatu hari nanti punya website yang memiliki konten lengkap. Mulai dari resep masakan, fashion, dan lain-lain. Mungkin kalau sekarang kayak detik.com gitu lah. Tapi saat ini blog ini cukup lah untuk mewujudkan keinginan tersebut.

  1. Lebih suka membaca atau mendengarkan radio dari pada nonton

Dalam keseharian saya termasuk jarang nonton televisi. Bahkan hingga usia 30-an ini saya belum pernah nonton film di bioskop. Lol. Mungkin karena nggak begitu suka nonton tadi. Jadi meski ada film yang kelihatan bagus, saya mikirnya, “akh nanti juga akhirnya tayang di tipi”. Sesekali nonton tayangan komedi atau siaran sepakbola di tivi.

Dari pada nonton tivi saya lebij suka dengerin radio atau membaca. Tapi sekarang juga sudah jarang sih. Kalau membaca paling browsing berita di portal online.

  1. Bukan pengikut trend

Dalam berpakaian saya bukan pengikut trend fashion terkini. Saya memilih kenyamanan dari pada kekinian. Tapi bukan berarti saya menutup diri dari perubahan. Jika ada trend baru seputar busana muslim misalnya, saya amati dulu cocok nggak dengan style saya. Kalau cocok ya dicoba. Kalau nggak cocok ya nggak.

fakta tentang bloggerWaktu kuliah dulu saya sudah memakai rok dan jilbab agak lebar. Beberapa teman menjuluki saya teroris saat itu. Tapi saya cuek aja. Namanya sudah nyaman jadi nggak khawatir meski kadang dibilang ketinggalan jaman.

  1. Job sampingan

Semenjak tertarik belajar blogging saya juga mendalami tentang marketing media sosial. Saat ini selain sebagai ibu rumah tangga saya juga menjadi admin media sosial online shop. Saya juga menerima job membuat toko online.

Mengenai penghasilan dari pemasaran online, saya pernah mendapat kontrak puluhan juta untuk usaha yang saya pasarkan melalui blog. Kuncinya menerapkan teknik seo yang tepat. Tapi usaha tsb tidak berlanjut karena beberapa masalah teknis.

  1. Pernah diprediksi jodonya jauh

Konon katanya waktu saya masih MTs (Setingkat SMP) Ibu bermimpi bahwa saya berjalan diatas lautan. Saya langsung bayangin pendekar yang berjalan dengan santainya di atas air laut seperti berjalan di atas tanah hehe. Ibu sempat khawatir dengan saya setelah mimpi itu sampai-sampai membuat selamatan untuk mendoakan saya. Tapi kata salah satu paman saya, mimpi itu diartikan dengan jodoh saya nanti tinggalnya jauh sampai menyeberang lautan. Dan ternyata itu benar.

Singkat cerita saya yang asli Jombang Jawa Timur akhirnya menikah dengan orang Samarinda Kalimantan timur. Mimpi itu juga membuat Ibu sepertinya mempersiakan diri akan tinggal jauh dari saya suatu hari nanti. Ketika orang-orang menghujatnya karena merestui saya menikah dengan orang jauh, beliau dengan tenang menjawab, “Di Kalimantan atau di Jawa, semuanya buminya Allah”. Mengingat saya adalah satu-satunya putri beliau dan bungsu lagi mungkin Ibu berjuang keras mengikhlaskan saya.
Semoga bermanfaat

Monggo share komentar Anda disini, Teman!